JURNALPONTIANAK – Kantor Pertanahan Kota Pontianak melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Pontianak pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi antarinstansi dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data serta terintegrasi.
Koordinasi ini secara khusus bertujuan untuk menghimpun dan menyelaraskan Data Lokasi Indikatif Pengadaan Tanah (LIPT) serta Basis Data Pengadaan Tanah yang menjadi elemen penting dalam proses perencanaan pembangunan. Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi kunci dalam mendukung pengambilan kebijakan yang tepat, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan tanah untuk kepentingan umum.
Data Pengadaan Tanah sendiri merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, yang diharapkan dapat menjadi landasan strategis dalam penyusunan kebijakan pengadaan tanah di masa mendatang. Melalui pengelolaan data yang sistematis dan terintegrasi, pemerintah dapat mengidentifikasi kebutuhan lahan secara lebih terarah serta meminimalisir potensi permasalahan di lapangan.
Dalam kegiatan ini, kedua instansi juga melakukan diskusi dan pertukaran informasi terkait kebutuhan data, mekanisme pemutakhiran, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan validitas data yang tersedia. Hal ini menjadi penting mengingat data pengadaan tanah tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai instrumen pendukung dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Melalui koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antara Kantor Pertanahan Kota Pontianak dan BAPPERIDA Kota Pontianak, khususnya dalam penyediaan data yang akurat, terpadu, dan akuntabel. Dengan demikian, proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Pontianak dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.